Semangat Syiar Ramadan: MIS Al-Muttaqin Tanjung Uma Gelar Pesantren Kilat 1447 H
Humas Madrasah | 23 Februari 2026 | Dibaca 167 kali |

Potret kegiatan Pesantren Ramadhan MIS Al-Muttaqin Tanjung Uma tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik (Kelas 1 - Kelas 6) dengan tujuan meningkatkan pemahaman agama dan penguatan ibadah di bulan suci Ramadhan.

BATAM – Memasuki momentum bulan suci Ramadan 1447 H, MIS Al-Muttaqin Tanjung Uma menggelar kegiatan Pesantren Kilat yang dimulai pada Senin, 23 Februari 2026. Bertempat di Masjid Al-Muttaqin, kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus membentuk karakter religius siswa sejak dini.

​Acara yang berlangsung mulai pukul 08:00 hingga 10:00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dan didampingi langsung oleh majelis guru.

Rangkaian Kegiatan yang Menyejukkan Rohani

​Kegiatan diawali dengan amalan pembiasaan, di mana para siswa diajak untuk menata niat dan membersihkan hati. Suasana khusyuk semakin terasa saat seluruh peserta melaksanakan sholat sunah Dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan pelafalan doa-doa harian.

​Adapun agenda utama dalam kegiatan ini meliputi:

  • Tadarrus Berkelompok: Siswa yang sudah lancar membaca Al-Qur'an dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengaji bersama.
  • Bimbingan Iqro: Bagi siswa yang masih dalam tahap Iqro, pendampingan intensif diberikan langsung oleh guru kelas masing-masing agar kualitas bacaan tetap terjaga.
  • Simaan Al-Qur'an: Perwakilan dari setiap kelas unjuk kebolehan dalam membacakan ayat suci Al-Qur'an secara bergantian, yang disimak dengan saksama oleh seluruh peserta.

Pembinaan Budi Pekerti: Mengulas Perkara Iman

​Puncak acara diisi dengan sesi Pembinaan Budi Pekerti yang disampaikan oleh Ustadz Muh. Lutfi, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema "Perkara Iman dan Bagian-Bagiannya". Beliau menekankan bahwa iman bukan sekadar ucapan di lisan, melainkan keyakinan hati yang diwujudkan melalui perbuatan nyata sehari-hari, terutama dalam menjaga akhlak di bulan Ramadan.

​"Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wadah bagi siswa untuk merasakan manisnya beribadah dan memperkuat pondasi tauhid mereka," ujar salah satu guru pendamping.

Penutup yang Khidmat

​Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan Sholawat Nabi, Doa Senandung Al-Qur'an, dan diakhiri dengan Doa Kaffaratul Majlis. Harapannya, melalui Pesantren Kilat ini, siswa-siswi MIS Al-Muttaqin tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang mumpuni.

BAGIKAN :


Dapatkan full source code Asli